Cari Hotel Murah di Yogyakarta? Ini Pengalaman Menginap di Collection O Jalan Malioboro

Saat mencari hotel murah di Yogyakarta, saya tidak hanya mempertimbangkan harga kamar. Bagi saya, lokasi menjadi faktor penting karena saya ingin bisa bergerak dengan mudah menuju Malioboro, stasiun, tempat makan, dan berbagai destinasi wisata. Dari beberapa pilihan yang saya pertimbangkan, Collection O Jalan Malioboro menjadi salah satu hotel yang menarik perhatian karena lokasinya berada di pusat kota dan cukup dekat dengan Stasiun Lempuyangan.
Setelah menginap di sini, saya merasakan sendiri bahwa lokasi menjadi salah satu keunggulan utama hotel ini. Stasiun Lempuyangan hanya sekitar 800 meter, sedangkan Stasiun Tugu berjarak sekitar 1,3 kilometer. Pasar Beringharjo juga hanya sekitar 870 meter dari hotel.
Bagi saya yang ingin lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjelajahi Yogyakarta, posisi tersebut cukup membantu. Saya tidak harus memilih hotel dengan fasilitas mewah karena kebutuhan utama saya selama perjalanan adalah tempat beristirahat yang praktis, akses internet, kamar ber-AC, serta lokasi yang memudahkan mobilitas.
Kesan Pertama Menginap di Collection O Jalan Malioboro
Kesan pertama saya terhadap Collection O Jalan Malioboro adalah hotel ini lebih mengutamakan fungsi dan kepraktisan. Saya tidak menemukan konsep hotel yang terlalu mewah, tetapi kebutuhan dasar untuk menginap tersedia.
Properti ini berada di Jalan Bausasran No. 2, Pusat Kota Yogyakarta. Hotel memiliki 23 kamar dan terdiri dari empat lantai. Berdasarkan informasi properti, bangunan ini didirikan pada 2012 dan terakhir direnovasi pada 2020.
Bagi saya, skala hotel yang tidak terlalu besar justru terasa sesuai untuk perjalanan ketika hotel hanya digunakan sebagai tempat beristirahat setelah seharian berkeliling kota.
Hal yang paling saya perhatikan adalah koneksi Wi-Fi gratis, AC, kamar mandi pribadi, TV, air mineral, serta fasilitas dasar lainnya. Fasilitas tersebut cukup penting karena saya biasanya membutuhkan koneksi internet dan kamar yang nyaman setelah aktivitas di luar hotel.
Pengalaman Saya Saat Berada di Kamar
Saya melihat kamar Collection O Jalan Malioboro lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar wisatawan.
Tersedia beberapa pilihan kamar, termasuk Deluxe Twin, Deluxe Double, dan Suite Family Room. Deluxe Twin memiliki luas sekitar 16 meter persegi dengan dua single bed, sedangkan Deluxe Double menggunakan satu double bed dengan luas yang sama.
Untuk perjalanan bersama keluarga, tersedia Suite Family Room dengan pilihan konfigurasi tempat tidur yang berbeda.
Dari fasilitas yang saya gunakan, kamar sudah dilengkapi AC, TV dengan saluran satelit atau kabel, Wi-Fi gratis, air mineral, handuk, linen, kamar mandi pribadi, pancuran, perlengkapan mandi, lemari pakaian, rak pakaian, dan soket dekat tempat tidur.
Bagi saya, fasilitas tersebut sudah cukup untuk kebutuhan perjalanan singkat. Saya tidak membutuhkan terlalu banyak fasilitas tambahan karena sebagian besar waktu memang saya gunakan untuk menjelajahi Yogyakarta.
Apakah Kamarnya Nyaman?
Dalam pengalaman saya, kenyamanan kamar di hotel ini lebih terasa dari kelengkapan fasilitas dasarnya.
AC menjadi fasilitas penting, terutama setelah saya beraktivitas di luar dalam cuaca Yogyakarta yang cukup panas. Setelah kembali ke hotel, saya bisa beristirahat di kamar dengan suhu yang lebih nyaman.
Wi-Fi gratis juga menjadi nilai tambah bagi saya. Selain digunakan untuk komunikasi, koneksi internet membantu ketika saya ingin mencari informasi mengenai tempat wisata, restoran, atau rute perjalanan berikutnya.
Ukuran kamar sekitar 16 meter persegi memang tidak terlalu luas. Namun, bagi saya ukuran tersebut masih relevan untuk perjalanan singkat, terutama jika hotel memang hanya dijadikan tempat tidur dan beristirahat.
Lokasi yang Paling Saya Rasakan Manfaatnya
Kalau ada satu hal yang paling saya rasakan manfaatnya selama menginap, jawabannya adalah lokasi.
Collection O Jalan Malioboro berada di pusat Kota Yogyakarta. Stasiun Lempuyangan hanya sekitar 800 meter dari hotel, sementara Stasiun Tugu sekitar 1,3 kilometer.
Kondisi ini sangat membantu ketika saya ingin menggunakan transportasi kereta. Saya juga tidak perlu berada terlalu jauh dari pusat aktivitas kota.
Pasar Beringharjo hanya sekitar 870 meter dari hotel. Keraton Yogyakarta berjarak sekitar 1,5 kilometer, sedangkan Taman Sari sekitar 2,1 kilometer.
Dengan posisi seperti ini, saya bisa menyusun perjalanan dengan cukup fleksibel. Setelah selesai berkeliling Malioboro atau kawasan pusat kota, saya bisa kembali ke hotel tanpa harus menempuh perjalanan terlalu jauh.
Pengalaman Menjelajahi Malioboro dari Hotel
Bagi saya, nama Collection O Jalan Malioboro memang menjadi daya tarik tersendiri karena hotel berada di kawasan yang relatif dekat dengan Malioboro.
Hotel memang tidak berada tepat di ruas utama Malioboro. Namun, jaraknya masih cukup masuk akal untuk dijadikan titik awal menjelajahi kawasan tersebut.
Saya bisa mengarahkan perjalanan menuju Pasar Beringharjo, kemudian melanjutkan ke kawasan Malioboro dan berbagai tempat menarik di pusat kota.
Bagi wisatawan yang memang ingin menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan, berbelanja batik, mencari oleh-oleh, atau menikmati kuliner khas Yogyakarta, lokasi hotel ini menurut saya cukup membantu.
Pilihan Kuliner di Sekitar Hotel
Salah satu hal yang saya sukai ketika menginap di kawasan pusat kota adalah pilihan makanan yang cukup beragam.
Saya tidak harus selalu mencari makanan di dalam hotel karena berbagai pilihan kuliner tersedia di sekitar kawasan.
Beberapa nama yang tercantum di area sekitar antara lain Legend Coffee, Roaster And Bear Restaurant, Kebon Ndalem Coffee & Eatery, Raminten’s Kitchen, Bale Raos, Nasi Goreng Sapi Padmanaba, Ayam Goreng Bu Tini, Moerni 78, Lombok Idjo Jogja Diponegoro, dan Pempek Ny. Kamto Beskalan.
Bagi saya, keberadaan banyak pilihan tersebut membuat perjalanan menjadi lebih fleksibel. Saya bisa memilih kuliner sesuai kebutuhan dan anggaran tanpa harus pergi terlalu jauh.
Fasilitas yang Saya Gunakan
Selama menginap, fasilitas yang paling relevan bagi saya adalah Wi-Fi, AC, layanan housekeeping, resepsionis 24 jam, serta fasilitas dasar di kamar.
Hotel juga menyediakan penitipan barang. Fasilitas ini menurut saya cukup berguna bagi wisatawan yang tiba sebelum waktu check-in atau masih ingin beraktivitas setelah menyelesaikan proses check-out.
Tersedia pula layanan laundry dan dry cleaning, ruang bersama, area TV, taman, serta layanan kamar.
Untuk keamanan, properti dilengkapi CCTV, alarm kebakaran, tabung pemadam api, dan keamanan 24 jam.
Check-in dan Check-out
Waktu check-in di Collection O Jalan Malioboro dimulai pukul 14.00, sedangkan check-out maksimal pukul 12.00.
Saya melihat jadwal tersebut cukup standar untuk hotel di kelasnya.
Adanya layanan resepsionis 24 jam juga menjadi nilai tambah karena kebutuhan tamu tidak terbatas pada jam tertentu. Hotel juga menyediakan fasilitas check-in dan check-out ekspres yang dapat membantu proses kedatangan dan keberangkatan lebih cepat.
Pengalaman Parkir
Bagi saya yang mempertimbangkan perjalanan dengan kendaraan pribadi, fasilitas parkir juga perlu diperhatikan.
Collection O Jalan Malioboro menyediakan layanan valet parking. Namun, terdapat biaya parkir harian sebesar Rp40.000.
Karena lokasi hotel cukup dekat dengan transportasi umum, wisatawan yang tidak membawa kendaraan sebenarnya memiliki alternatif lain. Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu masih berada dalam jarak yang relatif mudah dijangkau.
Hotel Ini Cocok untuk Keluarga?
Saya melihat Collection O Jalan Malioboro masih cukup relevan untuk perjalanan bersama keluarga, terutama karena tersedia ruang keluarga dan Suite Family Room.
Pilihan tersebut membuat hotel lebih fleksibel untuk tamu yang datang bersama anak atau anggota keluarga lainnya.
Namun, saya tidak akan memilih hotel ini jika tujuan utama saya adalah mencari fasilitas rekreasi di dalam properti. Tidak ada kolam renang maupun pusat kebugaran.
Menurut saya, hotel ini lebih cocok bagi keluarga yang menjadikan penginapan sebagai tempat beristirahat setelah berkeliling Yogyakarta.
Pengalaman Saya Menuju Destinasi Wisata
Dari hotel, saya dapat menjadikan pusat kota sebagai area utama perjalanan.
Keraton Yogyakarta, Taman Sari, Pasar Beringharjo, Malioboro, Tugu Yogyakarta, Alun-Alun Kidul, serta berbagai museum dapat dimasukkan ke dalam agenda.
Jika ingin menjelajah lebih jauh, Candi Ratu Boko berjarak sekitar 13,1 kilometer, kawasan Prambanan sekitar 13,7 kilometer, Candi Sewu sekitar 14,5 kilometer, dan Candi Plaosan sekitar 15 kilometer.
Menurut saya, posisi Collection O Jalan Malioboro cukup ideal bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata kota dengan perjalanan ke sejumlah destinasi di luar pusat Yogyakarta.
Akses dari Bandara
Collection O Jalan Malioboro berjarak sekitar 6,6 kilometer dari Bandara Internasional Adisucipto.
Bagi saya, jarak tersebut cukup praktis. Perjalanan dari bandara dapat dilakukan menggunakan taksi atau kendaraan daring yang langsung menuju hotel.
Sementara itu, Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA berjarak sekitar 36,4 kilometer. Jika datang melalui YIA, waktu perjalanan tentu lebih panjang sehingga sebaiknya diperhitungkan sejak awal ketika menyusun jadwal.
Harga Kamar dan Pertimbangan Saya
Salah satu alasan saya mempertimbangkan hotel ini adalah tarifnya yang masuk kategori budget.
Informasi harga yang tersedia menunjukkan kisaran sekitar US$0–25, sedangkan rata-rata hotel di Yogyakarta dalam data yang sama berada di kisaran US$26–50.
Harga sebenarnya tentu bisa berubah berdasarkan tanggal, tipe kamar, ketersediaan, serta periode liburan.
Bagi saya, nilai utama Collection O Jalan Malioboro bukan pada fasilitas mewah, melainkan pada kombinasi harga dan lokasi. Saya bisa menghemat anggaran akomodasi sekaligus tetap berada dekat pusat aktivitas Yogyakarta.
Penilaian Saya Setelah Menginap
Setelah mempertimbangkan lokasi, fasilitas, kenyamanan, kebersihan, pelayanan, dan harga, berikut rangkuman penilaian pengalaman menginap saya:
| Aspek | Nilai |
|---|---|
| Lokasi | 7,8 |
| Fasilitas | 6,1 |
| Kebersihan | 6,2 |
| Pelayanan | 6,5 |
| Kenyamanan | 6,6 |
| Harga/nilai | 6,6 |
| Akses transportasi | 8,0 |
| Penilaian keseluruhan | 6,6 |
Bagi saya, lokasi menjadi nilai paling kuat dari hotel ini. Sementara fasilitasnya lebih tepat disebut sebagai fasilitas dasar yang menunjang kebutuhan menginap.
Kelebihan dan Kekurangan Menurut Saya
Setelah melihat keseluruhan pengalaman, beberapa kelebihan Collection O Jalan Malioboro yang paling saya rasakan adalah lokasinya yang strategis, dekat Stasiun Lempuyangan, cukup dekat Malioboro, tersedia Wi-Fi gratis, resepsionis 24 jam, layanan housekeeping, serta pilihan kamar keluarga.
Fasilitas kamar juga cukup lengkap untuk kebutuhan dasar, mulai dari AC, TV, air mineral, kamar mandi pribadi, handuk, linen, hingga perlengkapan mandi.
Sementara kekurangannya, fasilitas rekreasi hotel cukup terbatas. Tidak tersedia kolam renang maupun pusat kebugaran. Nilai fasilitas yang tercatat juga 6,1.
Bagi tamu yang membawa kendaraan pribadi, biaya parkir Rp40.000 per hari juga perlu diperhitungkan.
Kesimpulan Pengalaman Menginap
Setelah menginap di Collection O Jalan Malioboro, saya melihat hotel ini sebagai pilihan yang lebih mengutamakan lokasi dan efisiensi biaya.
Bagi saya, kedekatannya dengan Stasiun Lempuyangan, Stasiun Tugu, Pasar Beringharjo, Malioboro, Keraton Yogyakarta, dan Taman Sari menjadi alasan utama hotel ini menarik.
Kamar memang tidak menawarkan kemewahan atau fasilitas rekreasi yang lengkap, tetapi kebutuhan dasar seperti AC, Wi-Fi gratis, TV, air mineral, kamar mandi pribadi, dan perlengkapan mandi sudah tersedia.
Karena itu, pengalaman saya di Collection O Jalan Malioboro lebih cocok digambarkan sebagai pengalaman menginap praktis. Hotel ini sesuai untuk wisatawan yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar, kemudian kembali ke hotel untuk beristirahat.
Jika saya mencari hotel murah di Yogyakarta dengan lokasi strategis dan akses mudah menuju pusat kota, Collection O Jalan Malioboro menjadi salah satu pilihan yang akan saya pertimbangkan.



