HotelMalang

Tidur di Kamar Kapsul Bobopod Alun-Alun Malang, Begini Pengalaman Saya

Mencoba menginap di kamar kapsul untuk pertama kalinya bisa memberikan pengalaman yang berbeda, terutama ketika lokasinya berada tepat di pusat Kota Malang. Saya memilih Bobopod Alun-Alun Malang karena konsepnya praktis, lokasinya strategis, dan fasilitas yang ditawarkan cukup lengkap untuk kebutuhan perjalanan singkat.

Begitu melihat konsep penginapannya, saya langsung menyadari bahwa Bobopod Alun-Alun Malang memang tidak ditujukan bagi traveler yang mencari kamar luas seperti hotel konvensional. Ruang pribadi dibuat ringkas, tetapi berbagai fasilitas dasar seperti AC, Wi-Fi gratis, tempat tidur, tirai kedap cahaya, perlengkapan mandi, dan loker sudah tersedia.

Yang paling menarik perhatian saya justru lokasinya. Properti ini berada di Jalan Merdeka Selatan No. 5, Kauman, Klojen, Malang, tepat di kawasan pusat kota. Dari sini, saya bisa menjangkau Alun-Alun Kota Malang, Masjid Agung Jami’ Malang, Malang Plaza, hingga sejumlah destinasi lainnya dengan relatif mudah.

Kesan Pertama Menginap di Bobopod Alun-Alun Malang

Bobopod Alun-Alun Malang memiliki karakter yang berbeda dibandingkan hotel biasa. Konsepnya lebih menyerupai akomodasi kapsul modern yang mengutamakan ruang pribadi yang efisien.

Properti ini dibangun pada 2021 dan memiliki 63 kamar. Pilihan kamar yang tersedia terdiri dari Sky Double Room, Earth Double Room, Sky Single Room, dan Earth Single Room.

Ukuran kamarnya memang tidak besar. Sky Double Room dan Earth Double Room memiliki luas sekitar 8 meter persegi, sedangkan kamar single berukuran sekitar 5 meter persegi.

Bagi saya, ukuran tersebut masih masuk akal jika tujuan utama menginap adalah beristirahat setelah seharian berkeliling Malang. Saya tidak membutuhkan ruang yang terlalu besar ketika sebagian besar waktu justru digunakan untuk menjelajahi kota.

Kamar Kapsul Bobopod Alun-Alun Malang

Ada dua pilihan utama berdasarkan kapasitas tempat tidur, yakni kamar double dan single.

Tipe Kamar Luas Tempat Tidur
Sky Double Room 8 m² 1 Double Bed
Earth Double Room 8 m² 1 Double Bed
Sky Single Room 5 m² 1 Single Bed
Earth Single Room 5 m² 1 Single Bed

Kamar-kamar tersebut dilengkapi AC sehingga ruangan tetap nyaman untuk beristirahat. Selain itu tersedia Wi-Fi gratis, cermin, meja, linen, handuk, sandal dalam kamar, perlengkapan mandi, pengering rambut, dan pancuran.

Salah satu fasilitas yang menurut saya cukup penting adalah tirai kedap cahaya. Pada konsep kamar kapsul, tirai memberikan batas privasi sekaligus membantu mengurangi cahaya ketika ingin tidur.

Loker juga tersedia untuk membantu menyimpan barang bawaan.

Kamar Mandi Menggunakan Fasilitas Bersama

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih Bobopod Alun-Alun Malang adalah kamar mandi.

Penginapan ini menggunakan kamar mandi bersama, bukan kamar mandi pribadi di dalam setiap kamar.

Bagi saya, fasilitas seperti ini masih bisa diterima untuk konsep capsule hotel, terutama jika tujuan utama perjalanan adalah menghemat biaya dan mendapatkan lokasi strategis.

Fasilitas kamar mandi yang tersedia antara lain pancuran, handuk, pengering rambut, perlengkapan mandi, dan sandal kamar.

Kebersihan menjadi aspek yang cukup menonjol. Berdasarkan kumpulan penilaian tamu yang tersedia, aspek kebersihan mendapatkan nilai 9,7 dari 10.

Lokasi Bobopod Alun-Alun Malang Sangat Strategis

Setelah mencoba melihat berbagai fasilitasnya, lokasi menjadi salah satu alasan paling kuat untuk memilih Bobopod Alun-Alun Malang.

Properti ini berada di Jalan Merdeka Selatan, kawasan Kauman, Klojen. Posisinya sangat dekat dengan sejumlah landmark utama Kota Malang.

Alun-Alun Kota Malang hanya sekitar 450 meter. Masjid Agung Jami’ Malang bahkan hanya sekitar 190 meter.

Berikut beberapa lokasi yang berada di sekitar Bobopod Alun-Alun Malang:

Lokasi Jarak
RSUD Saiful Anwar 150 meter
Masjid Agung Jami’ Malang 190 meter
Malang Plaza 190 meter
Alun-Alun Merdeka 300 meter
Sarinah Malang 330 meter
Kantor Pos Malang 340 meter
Gajah Mada Plaza 350 meter
Alun-Alun Kota Malang 450 meter
Stasiun Jagalan Malang 560 meter
Museum Malang Tempo Doeloe 820 meter
Monumen Balai Kota 830 meter
Kampung Warna-Warni Jodipan 950 meter
Stasiun Kereta Malang 1,1 km

Dengan posisi seperti ini, saya tidak harus selalu menggunakan kendaraan untuk menikmati suasana pusat Kota Malang.

Jalan Kaki ke Alun-Alun Kota Malang

Salah satu pengalaman yang paling masuk akal ketika menginap di lokasi ini adalah menjadikan kawasan alun-alun sebagai titik awal eksplorasi.

Alun-Alun Kota Malang hanya berjarak sekitar 450 meter. Masjid Agung Jami’ Malang bahkan lebih dekat lagi.

Dari kawasan tersebut, perjalanan bisa dilanjutkan menuju pusat kuliner, pertokoan, kawasan heritage, maupun berbagai tempat menarik lainnya di pusat kota.

Bagi wisatawan yang senang berjalan kaki sambil menikmati suasana kota, lokasi Bobopod Alun-Alun Malang memberikan keuntungan tersendiri.

Dekat dengan Kampung Warna-Warni Jodipan

Kampung Warna-Warni Jodipan juga tidak terlalu jauh. Jaraknya sekitar 950 meter dari penginapan.

Destinasi ini bisa menjadi salah satu agenda wisata kota tanpa harus menempuh perjalanan panjang.

Museum Malang Tempo Doeloe dan Monumen Balai Kota juga berada dalam radius yang relatif dekat, masing-masing sekitar 820 meter dan 830 meter.

Artinya, beberapa destinasi populer di kawasan pusat Malang dapat dimasukkan dalam satu rute perjalanan.

Wi-Fi Gratis Menjadi Fasilitas Penting

Bagi saya, Wi-Fi merupakan fasilitas wajib ketika menginap, terutama jika perjalanan tidak sepenuhnya untuk liburan.

Bobopod Alun-Alun Malang menyediakan Wi-Fi gratis di semua kamar serta area publik.

Fasilitas ini bisa digunakan untuk bekerja, mencari informasi destinasi, memesan transportasi, berkomunikasi, maupun sekadar menikmati hiburan digital.

Selain Wi-Fi, tersedia layanan kebersihan harian sehingga area penginapan tetap mendapatkan perawatan secara rutin.

Ada Dapur Bersama dan Restoran Halal

Bobopod Alun-Alun Malang juga menyediakan dapur bersama.

Fasilitas ini cukup menarik bagi traveler yang ingin memiliki fleksibilitas dalam menyiapkan makanan atau minuman sederhana.

Selain itu, tersedia restoran halal sehingga kebutuhan makan tidak sepenuhnya bergantung pada fasilitas dapur.

Namun, karena lokasinya berada di pusat Kota Malang, pilihan kuliner di luar penginapan juga sangat banyak.

Beberapa tempat makan yang dapat menjadi pilihan antara lain Rawon Nguling, Rawon Rampal, Soto Ayam Lombok Sejak 1955, Bakso Bakar Pak Man, Waroeng Spesial Sambal, Javanine, Taman Indie, Waroeng Steak & Shake Arjuno, Bukit Delight, dan Ocean Garden.

Fasilitas Bobopod Alun-Alun Malang

Meskipun mengusung konsep kamar kapsul, fasilitas pendukungnya cukup lengkap.

Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Wi-Fi gratis
  • AC
  • Resepsionis 24 jam
  • Loker
  • Restoran halal
  • Dapur bersama
  • Layanan kamar
  • Layanan binatu
  • Housekeeping harian
  • Area merokok
  • Check-in/check-out ekspres
  • CCTV
  • Keamanan 24 jam
  • Alarm kebakaran
  • Tabung pemadam api
  • Tempat parkir
  • Check-in/check-out tanpa kontak

Untuk kebutuhan perjalanan singkat, kombinasi fasilitas tersebut sudah cukup menunjang.

Parkir Tersedia, tetapi Ada Biaya Tambahan

Bobopod Alun-Alun Malang menyediakan area parkir di properti.

Namun, fasilitas tersebut tercantum sebagai tempat parkir dengan biaya tambahan. Jadi, bagi saya, informasi ini perlu diperhatikan terutama jika datang menggunakan mobil.

Sementara itu, traveler yang datang menggunakan kereta api atau transportasi daring tentu tidak terlalu terpengaruh oleh ketentuan tersebut.

Pengalaman Menginap untuk Solo Traveler

Melihat ukuran dan konsep kamarnya, Bobopod Alun-Alun Malang menurut saya lebih menarik bagi solo traveler atau wisatawan yang memang mencari penginapan praktis.

Kamar single memiliki luas sekitar 5 meter persegi. Ruang tersebut cukup untuk kebutuhan utama: tidur, menyimpan beberapa barang, dan beristirahat.

Sementara itu, pilihan double memberikan ruang tidur untuk dua orang dengan luas sekitar 8 meter persegi.

Saya tidak akan memilih konsep seperti ini jika membutuhkan ruang kamar yang luas untuk bekerja atau menghabiskan banyak waktu di dalam kamar. Namun, untuk perjalanan dengan agenda padat, kamar kapsul justru terasa lebih efisien.

Transportasi Menuju Bobopod Alun-Alun Malang

Bobopod Alun-Alun Malang relatif mudah dijangkau dari sejumlah titik transportasi.

Stasiun Jagalan Malang berjarak sekitar 560 meter, sedangkan Stasiun Kereta Malang sekitar 1,1 kilometer.

Dari Bandara Abdul Rachman Saleh, jaraknya sekitar 10,5 kilometer. Bandara Internasional Juanda berada sekitar 69,5 kilometer.

Bagi saya, akses seperti ini membuat penginapan cukup fleksibel untuk perjalanan menggunakan kereta api maupun pesawat.

Waktu Check-in dan Check-out

Waktu check-in dimulai pukul 14.00, sementara check-out maksimal pukul 12.00.

Resepsionis tersedia 24 jam. Informasi properti juga mencantumkan layanan check-in hingga tengah malam.

Jadwal ini cukup standar dan relatif mudah disesuaikan dengan agenda perjalanan.

Jika tiba lebih awal, sebaiknya tetap menyesuaikan dengan ketentuan check-in yang berlaku agar perjalanan tidak terganggu.

Penilaian Bobopod Alun-Alun Malang

Dari kumpulan ulasan tamu yang tersedia, Bobopod Alun-Alun Malang mendapatkan penilaian tinggi pada beberapa aspek.

Aspek Nilai
Kebersihan 9,7/10
Lokasi 9,6/10
Layanan 9,6/10
Harga dan kualitas 9,5/10
Fasilitas 9,5/10
Keseluruhan 9,3/10

Nilai tersebut merupakan gambaran dari penilaian tamu yang tersedia dan bukan skor editorial pribadi.

Dari angka tersebut, terlihat bahwa kebersihan, lokasi, layanan, serta harga dan kualitas menjadi aspek yang mendapatkan penilaian tinggi.

Kelebihan Bobopod Alun-Alun Malang

Setelah mempertimbangkan konsep dan fasilitasnya, beberapa kelebihan yang paling terlihat adalah:

  • Lokasi berada di pusat Kota Malang.
  • Sangat dekat dengan Alun-Alun Kota Malang.
  • Dekat Masjid Agung Jami’ Malang.
  • Stasiun Malang hanya sekitar 1,1 kilometer.
  • Wi-Fi gratis tersedia.
  • Kamar dilengkapi AC.
  • Tersedia loker.
  • Ada dapur bersama.
  • Tersedia restoran halal.
  • Resepsionis 24 jam.
  • Kebersihan mendapatkan penilaian tinggi dari tamu.
  • Cocok untuk perjalanan singkat.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

Di sisi lain, ada beberapa hal yang menurut saya harus diketahui sebelum melakukan reservasi.

Kamar berukuran cukup kecil karena memang menggunakan konsep kapsul. Kamar mandi juga merupakan fasilitas bersama.

Penginapan ini juga tidak menyediakan lift. Bagi tamu dengan banyak barang bawaan atau kebutuhan akses tertentu, aspek tersebut perlu dipertimbangkan.

Selain itu, parkir kendaraan dikenakan biaya tambahan.

Dengan mengetahui hal-hal tersebut sejak awal, ekspektasi selama menginap bisa lebih sesuai dengan konsep properti.

Kesimpulan Pengalaman Menginap di Bobopod Alun-Alun Malang

Tidur di kamar kapsul Bobopod Alun-Alun Malang memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan menginap di hotel konvensional.

Bukan ukuran kamar yang menjadi daya tarik utamanya, melainkan kombinasi antara konsep modern, fasilitas praktis, kebersihan, dan lokasi yang berada di pusat Kota Malang.

Saya bisa menjangkau Alun-Alun Kota Malang, Masjid Agung Jami’ Malang, kawasan pertokoan, kuliner, hingga sejumlah destinasi kota tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

Namun, saya juga harus menerima konsekuensi dari konsep kapsul: ukuran kamar yang ringkas dan penggunaan kamar mandi bersama.

Bagi saya, Bobopod Alun-Alun Malang lebih cocok untuk traveler yang ingin menghemat biaya akomodasi tetapi tetap mendapatkan lokasi strategis dan fasilitas dasar yang memadai. Untuk perjalanan singkat, terutama ketika sebagian besar waktu dihabiskan untuk menjelajahi Malang, konsep seperti ini terasa cukup masuk akal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button